gaya utama tulisan - formal dan informal. Pertimbangkan ini dua contoh:
Contoh 1:
Ini adalah untuk memberitahukan Anda bahwa buku Anda telah ditolak oleh perusahaan penerbitan kami karena tidak sesuai dengan standar yang diperlukan. Dalam kasus Anda ingin kami untuk mempertimbangkan kembali, kita akan menunjukkan bahwa Anda pergi di atasnya dan membuat beberapa perubahan yang diperlukan.
Contoh 2:
Kau tahu bahwa buku saya tulis? Nah, perusahaan penerbitan menolaknya. Mereka pikir itu mengerikan. Tapi, hei, saya melakukan yang terbaik yang aku bisa, dan saya pikir itu hebat. Aku tidak akan mengulang hal itu cara mereka bilang aku harus.
Perbedaan antara keduanya adalah jelas. Yang pertama adalah formal, dan yang kedua adalah informal. Tapi apa yang membuat mereka formal dan informal?
Ini adalah gaya penulisan, atau cara kita menggunakan kata-kata untuk mengatakan apa yang ingin kita katakan. situasi berbeda menyebutnya cara menempatkan kata-kata yang berbeda bersama-sama. Cara kita menulis dalam pengaturan akademis dan ilmiah sangat berbeda dari cara kita menulis kepada teman atau satu dekat. Nada, kosakata, dan sintaksis, semua perubahan sebagai perubahan kesempatan. Perbedaan dalam gaya penulisan adalah perbedaan antara formalitas dan informalitas, atau perbedaan antara menulis formal dan informal
Minggu, 24 Oktober 2010
contoh tulisan
gaya utama tulisan - formal dan informal. Pertimbangkan ini dua contoh:
Contoh 1:
Ini adalah untuk memberitahukan Anda bahwa buku Anda telah ditolak oleh perusahaan penerbitan kami karena tidak sesuai dengan standar yang diperlukan. Dalam kasus Anda ingin kami untuk mempertimbangkan kembali, kita akan menunjukkan bahwa Anda pergi di atasnya dan membuat beberapa perubahan yang diperlukan.
Contoh 2:
Kau tahu bahwa buku saya tulis? Nah, perusahaan penerbitan menolaknya. Mereka pikir itu mengerikan. Tapi, hei, saya melakukan yang terbaik yang aku bisa, dan saya pikir itu hebat. Aku tidak akan mengulang hal itu cara mereka bilang aku harus.
Perbedaan antara keduanya adalah jelas. Yang pertama adalah formal, dan yang kedua adalah informal. Tapi apa yang membuat mereka formal dan informal?
Ini adalah gaya penulisan, atau cara kita menggunakan kata-kata untuk mengatakan apa yang ingin kita katakan. situasi berbeda menyebutnya cara menempatkan kata-kata yang berbeda bersama-sama. Cara kita menulis dalam pengaturan akademis dan ilmiah sangat berbeda dari cara kita menulis kepada teman atau satu dekat. Nada, kosakata, dan sintaksis, semua perubahan sebagai perubahan kesempatan. Perbedaan dalam gaya penulisan adalah perbedaan antara formalitas dan informalitas, atau perbedaan antara menulis formal dan informal
Contoh 1:
Ini adalah untuk memberitahukan Anda bahwa buku Anda telah ditolak oleh perusahaan penerbitan kami karena tidak sesuai dengan standar yang diperlukan. Dalam kasus Anda ingin kami untuk mempertimbangkan kembali, kita akan menunjukkan bahwa Anda pergi di atasnya dan membuat beberapa perubahan yang diperlukan.
Contoh 2:
Kau tahu bahwa buku saya tulis? Nah, perusahaan penerbitan menolaknya. Mereka pikir itu mengerikan. Tapi, hei, saya melakukan yang terbaik yang aku bisa, dan saya pikir itu hebat. Aku tidak akan mengulang hal itu cara mereka bilang aku harus.
Perbedaan antara keduanya adalah jelas. Yang pertama adalah formal, dan yang kedua adalah informal. Tapi apa yang membuat mereka formal dan informal?
Ini adalah gaya penulisan, atau cara kita menggunakan kata-kata untuk mengatakan apa yang ingin kita katakan. situasi berbeda menyebutnya cara menempatkan kata-kata yang berbeda bersama-sama. Cara kita menulis dalam pengaturan akademis dan ilmiah sangat berbeda dari cara kita menulis kepada teman atau satu dekat. Nada, kosakata, dan sintaksis, semua perubahan sebagai perubahan kesempatan. Perbedaan dalam gaya penulisan adalah perbedaan antara formalitas dan informalitas, atau perbedaan antara menulis formal dan informal
Minggu, 03 Oktober 2010
Fungsi Bahasa dan Fungsi Ragam
Definisi/Pengertian Bahasa, Ragam dan Fungsi Bahasa - Pelajaran Bahasa Indonesia
Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.
Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.
Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :
1. Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2. Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.
5. Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
6. Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku).
Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.
Bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara bekomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih digunakan permanen oleh penyandang cacat bisu tuli karena mereka memiliki bahasa sendiri. Bahasa isyarat akan dibahas pada artikel lain di situs organisasi.org ini.
Bahasa dibentuk oleh kaidah aturan serta pola yang tidak boleh dilanggar agar tidak menyebabkan gangguan pada komunikasi yang terjadi. Kaidah, aturan dan pola-pola yang dibentuk mencakup tata bunyi, tata bentuk dan tata kalimat. Agar komunikasi yang dilakukan berjalan lancar dengan baik, penerima dan pengirim bahasa harus harus menguasai bahasanya.
Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya.
Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :
1. Alat untuk berkomunikasi dengan sesama manusia.
2. Alat untuk bekerja sama dengan sesama manusia.
3. Alat untuk mengidentifikasi diri.
Macam-Macam dan Jenis-Jenis Ragam / Keragaman Bahasa :
1. Ragam bahasa pada bidang tertentu seperti bahasa istilah hukum, bahasa sains, bahasa jurnalistik, dsb.
2. Ragam bahasa pada perorangan atau idiolek seperti gaya bahasa mantan presiden Soeharto, gaya bahasa benyamin s, dan lain sebagainya.
3. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu wilayah atau dialek seperti dialek bahasa madura, dialek bahasa medan, dialek bahasa sunda, dialek bahasa bali, dialek bahasa jawa, dan lain sebagainya.
4. Ragam bahasa pada kelompok anggota masyarakat suatu golongan sosial seperti ragam bahasa orang akademisi beda dengan ragam bahasa orang-orang jalanan.
5. Ragam bahasa pada bentuk bahasa seperti bahasa lisan dan bahasa tulisan.
6. Ragam bahasa pada suatu situasi seperti ragam bahasa formal (baku) dan informal (tidak baku).
Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Lidah setajam pisau / silet oleh karena itu sebaiknya dalam berkata-kata sebaiknya tidak sembarangan dan menghargai serta menghormati lawan bicara / target komunikasi.
Bahasa isyarat atau gesture atau bahasa tubuh adalah salah satu cara bekomunikasi melalui gerakan-gerakan tubuh. Bahasa isyarat akan lebih digunakan permanen oleh penyandang cacat bisu tuli karena mereka memiliki bahasa sendiri. Bahasa isyarat akan dibahas pada artikel lain di situs organisasi.org ini.
Rabu, 24 Februari 2010
Pengertian Ilmu Ekonomi
Pengertian Ilmu Ekonomi
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dalam menenuhi kebutuhannya.
Ekonomi di dalam suatu Negara akan menaglami masalah jika permintaan dan barang tidak seimbang.dalam ekonomi barang disebut sebagai alat pemuas kebutuhan.
MANUSIA à KEBUTUHAN DAN KEINGINAN à ALAT PEMUAS à TERBATAS PILIHAN
Ilmu ekonomi terdiri dari 3 :
1. Ekonomi deskriptif adalah mendskitif kan apa yang terjadi di lapangan
2. Teori Ekonomi adalah pendekatan karena mengalami beberapa kajian
3. Ekonomi Terapan adalah dengan menerapkan berbagai alat pemuas
Pelaku ekonomi ada 3 :
* Rumah tangga konsumen
* Rumah tangga pemerintah
* Rumah tangga perusahaan
Teori Ekonomi
1.Teori konsumen :Berdsarkan konsep kurva permintan konsumen
2. Teori produsen :Kurva penawaran perusahaan
3. Teori harga pasar :Pertengahan antara kurva permintaan dan
penaaran
4. Teori distribusi
5. Teori keseimbangan umum
6. Teori kemakmuran : refensi masyarakat apabila masyarakat
memenuhi kebutuhan
Pernyataan Ekonomi
Pernyataan ekonomi di bagi menjadi 2 :
1. Positif yaitu pernyataan yang merujuk pada keadaan yang sebenar nya terjadi
2. Normatif yaitu pernyataan yang berupa petunjuk yang mengandung arti apa yang seharus nya di lakukan agar sesuatu yang di harap kan menjadi kenyataan
Masalah Masalah Ekomomi
Mungin banyak sekali masalah ekonomi yang timbul dalam perekonomian
Di antara nya adalah :
1. Barang apa yang di produksi dan berapa banyak nya
2. Bagai mana cara barang itu di produksi
3. Untuk siapa barang itu di produksi
Metodologi Ilmu Ekonomi
Asumsi Teori Ekonomi
1. Asumsi Umum è Rasionalitas èutilty maximization è profit max
è Cateris Paribus
è Penyederhanaan
2. Asumsi Khusus à sendiri-sendiri
àtidak ada hambatan
Pola Kegiatan Ekonomi
1. Subsistem : melakukan semua sendiri
2. Uang : Sebagai alat tukar
3. Kredit : Meminjam
4. Digital : Kartu kredit
Prinsip Dasar Ekonomi
1. Individu
Ciri- ciri nya adalah :
1.
* Selalu melakukan tradeoff
* Biaya yang di korbankan
* Orang yang berfikir secara rasional
2. Interaksi
Ciri nya adalah :
1.
* Perdagangan Menguntungkan semua pihak
* Pasar
* Pemerintah
2. Cara kerja ekonomi makro
Ciri nya adalah :
1.
* Standard hidup suatu Negara tergantung pada cara memprduksi barang dan jasa
* Haraga meningkat bila pemerintah mencetak uang yang banyak
* Masyarak mengalami trede off jangla pendek antara inflasi dan penganguran
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia dalam menenuhi kebutuhannya.
Ekonomi di dalam suatu Negara akan menaglami masalah jika permintaan dan barang tidak seimbang.dalam ekonomi barang disebut sebagai alat pemuas kebutuhan.
MANUSIA à KEBUTUHAN DAN KEINGINAN à ALAT PEMUAS à TERBATAS PILIHAN
Ilmu ekonomi terdiri dari 3 :
1. Ekonomi deskriptif adalah mendskitif kan apa yang terjadi di lapangan
2. Teori Ekonomi adalah pendekatan karena mengalami beberapa kajian
3. Ekonomi Terapan adalah dengan menerapkan berbagai alat pemuas
Pelaku ekonomi ada 3 :
* Rumah tangga konsumen
* Rumah tangga pemerintah
* Rumah tangga perusahaan
Teori Ekonomi
1.Teori konsumen :Berdsarkan konsep kurva permintan konsumen
2. Teori produsen :Kurva penawaran perusahaan
3. Teori harga pasar :Pertengahan antara kurva permintaan dan
penaaran
4. Teori distribusi
5. Teori keseimbangan umum
6. Teori kemakmuran : refensi masyarakat apabila masyarakat
memenuhi kebutuhan
Pernyataan Ekonomi
Pernyataan ekonomi di bagi menjadi 2 :
1. Positif yaitu pernyataan yang merujuk pada keadaan yang sebenar nya terjadi
2. Normatif yaitu pernyataan yang berupa petunjuk yang mengandung arti apa yang seharus nya di lakukan agar sesuatu yang di harap kan menjadi kenyataan
Masalah Masalah Ekomomi
Mungin banyak sekali masalah ekonomi yang timbul dalam perekonomian
Di antara nya adalah :
1. Barang apa yang di produksi dan berapa banyak nya
2. Bagai mana cara barang itu di produksi
3. Untuk siapa barang itu di produksi
Metodologi Ilmu Ekonomi
Asumsi Teori Ekonomi
1. Asumsi Umum è Rasionalitas èutilty maximization è profit max
è Cateris Paribus
è Penyederhanaan
2. Asumsi Khusus à sendiri-sendiri
àtidak ada hambatan
Pola Kegiatan Ekonomi
1. Subsistem : melakukan semua sendiri
2. Uang : Sebagai alat tukar
3. Kredit : Meminjam
4. Digital : Kartu kredit
Prinsip Dasar Ekonomi
1. Individu
Ciri- ciri nya adalah :
1.
* Selalu melakukan tradeoff
* Biaya yang di korbankan
* Orang yang berfikir secara rasional
2. Interaksi
Ciri nya adalah :
1.
* Perdagangan Menguntungkan semua pihak
* Pasar
* Pemerintah
2. Cara kerja ekonomi makro
Ciri nya adalah :
1.
* Standard hidup suatu Negara tergantung pada cara memprduksi barang dan jasa
* Haraga meningkat bila pemerintah mencetak uang yang banyak
* Masyarak mengalami trede off jangla pendek antara inflasi dan penganguran
penawaran dan permintaan
Pengertian Permintaan dan Penawaran, Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi
Mon, 05/10/2009 - 12:05am — godam64
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Mon, 05/10/2009 - 12:05am — godam64
Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan, penawaran, harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain.
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
C. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
D. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Langganan:
Komentar (Atom)